Dosen BEPH Paparkan Riset Terkini pada Public Health Symposium 15
Yogyakarta, 20 November 2025 — Dosen Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi (BEPH) turut berpartisipasi dalam sesi Research Update pada gelaran Public Health Symposium (PHS) ke-15. Salah satu pemateri adalah Bayu Satria Wiratama, MPH, Ph.D, yang menyampaikan perkembangan riset terkait systematic review, program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan peluang penelitian mengenai Road Traffic Injury (RTI) di Indonesia.
Dalam paparannya, pak Bayu menyoroti temuan dari tiga systematic review yang menunjukkan belum adanya meta-analisis serta perlunya penambahan basis data pencarian dan pembaruan proses penyaringan data untuk meningkatkan kualitas kajian. Ia juga memaparkan evaluasi terhadap empat penelitian MBG yang menekankan pentingnya penguatan komunikasi lintas instansi serta kesiapan sekolah dan siswa dalam mendukung keberhasilan program.
Selain itu, pak Bayu menampilkan gambaran beban kecelakaan lalu lintas berdasarkan data WHO dan laporan nasional. Indonesia mencatat lebih dari 27 ribu kematian akibat kecelakaan lalu lintas pada 2022, dengan risiko tertinggi pada kelompok usia 5–29 tahun. Kondisi ini diperparah oleh belum terintegrasinya sistem data RTI, yang menyebabkan banyak kasus tidak tercatat secara lengkap.
Pak Bayu juga menyampaikan bahwa penelitian RTI di Indonesia masih terbatas, dengan hanya sekitar 17 publikasi terindeks PubMed. Meski demikian, peluang penelitian dinilai sangat terbuka, termasuk pemanfaatan data kepolisian nasional, analisis gabungan dengan data iklim, serta pengembangan scoping review dan kajian rumah sakit.
Melalui sesi ini, PHS 15 diharapkan menjadi wadah bagi para peneliti untuk memperkuat kolaborasi dan mendorong pengembangan riset yang lebih komprehensif dalam bidang kesehatan masyarakat dan keselamatan jalan di Indonesia.
Penulis: Nanda Melania D.











Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!