Mahasiswa MPH UGM Paparkan Riset Demensia pada Konferensi Internasional ASAD & IC-KDA 2025 di Korea
Korea, 10 Mei 2025 — Pada tahun 2025, Korea Selatan resmi memasuki fase super-aged society, sebuah kondisi ketika lebih dari 20% penduduknya berusia 65 tahun ke atas. Di tengah momentum penting ini, konferensi internasional bergengsi 19th International Congress of the Asian Society Against Dementia (ASAD) dan International Conference of the Korean Dementia Association (IC-KDA) 2025 diselenggarakan di Seoul pada bulan Mei lalu, menghadirkan para pakar dunia untuk membahas isu-isu terdepan terkait demensia.
Dua mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat (MPH) UGM minat International Health, Yuliana Fashani dan Denada Jihan Dampi, menjadi bagian dari forum ilmiah tersebut dengan memperoleh kesempatan berharga untuk mempresentasikan hasil penelitian kolaboratif mereka. Kehadiran mereka menandai kontribusi akademik UGM dalam diskusi global mengenai upaya pencegahan dan penanganan demensia di tengah populasi lansia yang terus meningkat.
Dengan mengusung tema “Breaking Barriers of Dementia: From Research to Real-world Practice”, konferensi ini menjadi wadah strategis bagi peneliti, klinisi, dan pembuat kebijakan untuk saling bertukar pengetahuan serta memperkuat kolaborasi lintas disiplin. Tujuannya adalah merumuskan pendekatan inovatif berbasis bukti dalam menghadapi tantangan demensia yang semakin kompleks.
Dalam presentasinya, Fasha dan Denada mengangkat studi berjudul “The Hidden Connection: Chronic Diseases and Dementia Among Elderly in Indonesia”, yang menganalisis data lebih dari 79.000 peserta JKN berusia 60 tahun ke atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stroke dan gangguan depresi mayor (MDD) memiliki hubungan signifikan dengan kejadian demensia, sementara hipertensi tidak menunjukkan keterkaitan yang bermakna.
Temuan ini mempertegas pentingnya pencegahan dan penanganan komprehensif terhadap stroke serta depresi sebagai strategi kunci untuk menurunkan risiko demensia pada populasi lanjut usia. Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi ilmiah bagi Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari upaya global dalam meningkatkan kualitas hidup lansia di era masyarakat menua.
Penulis: M.Ilham Gibran dan Nanda Melania D.











Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!