BEPH UGM dan CIMSA Mulai Kolaborasi: Dari Sekadar Kenal Jadi Kerja Bareng
YOGYAKARTA – Kolaborasi yang selama ini jalan sendiri-sendiri kini coba dirapikan. Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi (BEPH) FKKMK UGM bertemu dengan CIMSA Indonesia dalam pertemuan daring melalui Zoom pada Senin (28/9/2026) malam. Pertemuan ini membahas peluang kerja sama yang lebih terstruktur antara dosen dan organisasi mahasiswa kedokteran.
Dari Departemen BEPH, hadir dr. Jonathan Hasian Haposan, MPH, dosen BEPH sekaligus mahasiswa PhD di University of Melbourne, bersama Tim Ekspansi Prodi Magister Kesehatan Masyarakat UGM.
Jangan Cari Narasumber Pas Acara Sudah Dekat
Dalam pembukaan, Jonathan menyoroti kebiasaan yang sering terjadi di organisasi mahasiswa: narasumber dan kolaborator baru dicari ketika kegiatan sudah di depan mata. Pola ini berisiko membuat persiapan kurang matang, bahkan acara bisa batal. Menurutnya, organisasi akan lebih siap jika sudah punya peta jejaring kolaborator sejak awal, lengkap dengan keahlian masing-masing.
Pertemuan ini juga mempertemukan dua sisi. CIMSA punya kegiatan riset, webinar, dan program nasional yang besar, sementara sejumlah keunggulan BEPH dan bidang kesehatan masyarakat UGM belum banyak dikenal mahasiswa.
Karier Dokter Nggak Cuma Jalur Spesialis
Jonathan menegaskan bahwa lulusan kedokteran memiliki banyak pilihan karier selain pendidikan spesialis, seperti epidemiolog, akademisi, peneliti, konsultan, profesional kesehatan masyarakat, hingga peran di organisasi nasional dan internasional. Karena itu, BEPH ingin memperkenalkan ekosistem dan program Magister Kesehatan Masyarakat (MPH) FKKMK UGM kepada mahasiswa kedokteran.
Departemen BEPH memaparkan kekuatannya di bidang biostatistik, epidemiologi, dan population health, didukung keterhubungan dosen dengan pusat riset seperti Tropical Medicine, Child Health, Reproductive Health, serta Health Policy and Management.
Dari sisi MKM/BEPH, bentuk kolaborasi yang diusulkan mencakup:
Narasumber webinar sesuai tema kegiatan CIMSA.
Juri, reviewer, mentor, dan supervisor untuk lomba penelitian, policy brief, dan case competition.
Research internship dan observership di departemen maupun pusat riset, secara daring atau luring tergantung proyek.
Pendampingan metode penelitian, termasuk systematic review dan meta-analysis.
Mentoring jalur karier bagi mahasiswa kedokteran yang tertarik pada riset dan kesehatan masyarakat.
Jonathan menyebut peluang publikasi juga terbuka bagi mahasiswa yang berkontribusi substansial, sesuai kontribusi dan tata kelola penelitian.
Buka Jalan ke Mahasiswa S1
Bagi BEPH, kolaborasi ini membuka kanal baru. Menurut Kiki, keterlibatan BEPH dan HBES selama ini lebih banyak dengan mahasiswa pascasarjana, sehingga kerja sama dengan CIMSA menjadi pintu masuk untuk menjangkau mahasiswa S1 dan jaringan mahasiswa kedokteran nasional.
Pertemuan yang berlangsung produktif itu ditutup dengan sesi dokumentasi bersama. Hasil pembahasan akan diringkas dan dibagikan sebagai dasar tindak lanjut.
Penulis: Nanda Melania











Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!